Home / Wisata / Menonton Sambil Belajar Bermain Angklung di Saung Angklung Udjo

Menonton Sambil Belajar Bermain Angklung di Saung Angklung Udjo

Terkenal sebagai tempat wisata budaya dan edukasi Saung Angklung Udjo merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di Bandung dan Jawa Barat.

Wisatawa lokal maupun mancanegara tak pernah absen mendatangi tempat wisata ini. Setiap harinya selalu ada kunjungan dari para wisatawan.

Saung Angklung Udjo

Semenjak angklung mendunia, orang-orang pun semakin penasaran untuk melihat pertunjukkan angklung.

Baca Juga: 9 Tempat Wisata di Bandung yang Terkenal dan Direkomendasikan

Saung Angklung Udjo adalah sebuah kisah tentang bagaimana aset budaya lokal masih dapat bertahan dari tekanan globalisasi.

Atas usaha Bapak Udjo Ngalagena beserta istrinya, kini wisata budaya ini telah berkembang menjadi salah satu objek wisata budaya utama di Jawa Barat.

Saung Udjo adalah contoh yang sukses bagaimana budaya, konservasi, pariwisata, dan bisnis digabungkan.

Baca Juga: Curug Cinulang Sumedang, Menikmati Udara Sejuk

Tempat ini merupakan sebuah studio seni yang berfungsi sebagai tempat untuk berkesenian, lab budaya, dan tempat untuk berlatih seni Sunda.

Ini adalah bukti bagaimana nilai-nilai budaya dipertahankan, dan dapat menghasilkan berbagai manfaat bagi masyarakat.

Sejarah Saung Angklung Udjo

Saung Angklung Udjo didirikan oleh mendiang Udjo Nalagena beserta istrinya, Uum Sumiyati pada tahun1966. Tujuan pembangunan Saung Angklung Udjo adalah untuk melestarikan seni dan budaya tradisional Jawa Barat.

Baca Juga: Liburan Sambil Menguak Sejarah Jalan Braga Bandung

Adalah Udjo Nalagena yang membawa semangat dan prinsip-prinsip yang membuat Saung Aklung Udjo menjadi seperti sekarang, sebuah tempat berkembangnya seni dan budaya Sunda sehingga sampai terkenal sampai ke mancanegara.

Saung Angklung Udjo
Photo: Google.com



Usaha beliau untuk melestarikan dan memperkenalkan angklung ke seluruh dunia akhirnya berbuah hasil manis.

Pada November 2010 angklung dalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO di Nairobi, Kenya dalam sebuah sidang pada tanggal 16 November 2010.

Saung Udjo dan Pelestarian Alam

Saung Angklung Udjo juga mendedikasikan dirinya untuk konservasi dan pelestarian lingkungan alam.

Baca Juga : Glamping Lakeside, Pesona Keindahan di Sisi Situ Patenggang

Udjo bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan terlibat dalam Kampanye ‘Penanaman Indonesia’, yang dikenal sebagai Kampanye Indonesia Menanam, dan membentuk Pusat Konseling Kehutanan.

Ini adalah bentuk tanggung jawab lingkungan, yang diperlihatkan oleh Saung Udjo.

Pagelaran Pertunjukkan

Pagelaran pertunjukkan yang dianut oleh Saung Udjo adalah jenis penampilan yang mudah, terjangkau, mendidik, menarik, masif, dan ceria. Ini adalah inti dari pertunjukan utama mereka yang disebut “Kaulinan Urang Lembur” atau permainan orang desa.

Baca Juga: Uniknya Pasar Terapung di Floating Market Lembang

Pertunjukan seni dikemas dalam durasi waktu yang pendek namun spektakuler. Semua pertunjukkan tersebut diadakan di sebuah ampiteater bernama Bale Karasemen.

Durasi pertunjukkan dari awal sampai akhir memakan waktu sekitar satu setengah jam yang dibagi menjadi beberapa segmen.

Adapun pertunjukkan yang disajikan adalah pertunjukan wayang golek, upacara helaran, tarian tradisional, permainan anak-anak, pengenalan angklung, pertunjukan orkestra angklung, pertunjukan angklung interaktif yang melibatkan pengunjung bermain angklung, dan penampilan arumba.

Wayang Golek

Pertunjukkan pembuka adalah pagelaran wayang golek. Wayang golek adalah wayang yang berasal dari Jawa Barat. Wayang ini dibuat dari bahan kayu.

Wayang Golek
Photo: Yahoo.com



Adapaun durasi pergelaran wayang golek sekitar 10 sampai dengan 20 menit. Mengingat durasi pertunjukkannya yang tidak terlalu lama maka cerita yang dibawakan bukan cerita seperti pertunjukkan wayang golek pada umumnya.

Baca Juga: Sensasi Jalan-jalan di Pemukiman Tionghoa ala Chinatown Bandung

Cerita yang dibawakan di sini adalah cerita rakyat yang diramu dengan unsur humor ala khas masyarakat Sunda. Para pengunjung terhibur dengan guyonan yang dibawakan oleh dalang.

Orkestra Bambu

Pagelaran paling populer di tempat ini adalah orkestra angklungnya. Para pemain  menunjukkan keahlian mereka dalam menciptakan musik yang indah dari instrumen yang sederhana yang terbuat dari bamboo.

Orkestra Bambu
Photo: Youtube.com



Pertunjukkan ini sejalan dengan apa yang ingin dicapai oleh Udjo, yaitu mempromosikan budaya melalui kerja sama, kesederhanaan, kebersamaan, dan persatuan.

Pengunjung dapat menyaksikan orkestra ini memainkan segala jenis musik, dari lagu-lagu tradisional Sunda hingga musik pop modern.

Pertunjukkan Angklung Interaktif

Penonton yang menyaksikan pertunjukkan orchestra bamboo akan diberikan kesempatan untuk memainkan alat musik angklung.

Pertunjukkan Angklung Interaktif
Photo: nina-razan.blogspot.com



Pada kesempatan ini mereka akan diberikan pelajaran singkat cara memainkan angklung dari mulai cara memegang, memainkan dan mengikuti instruksi untuk membawakan sebuah lagu.

Pengunjung belajar tentang simbol tangan untuk membunyikan angklung yang mereka pegang. Di sini pengunjung tak perlu takut salah karena jumlah penonton banyak juga ketika bermain diiringi oleh tim orchestra dari Udjo sehingga nada yang sumbang tak akan terdengar.

Baca Juga: Sensasi Berlibur di Eropa ala Farmhouse Lembang

Meskipun pembelajaran yang diberikan hanya sekilas tapi cukup untuk membuat penonton memiliki keahlian memainkan angklung.

Belajar Tarian Tradisional

Sebagai sebuah tempat pendidikan informal, para pengunjung akan belajar banyak ketika berada di sini. Setelah bermain angklung, pengunjung akan diajak untuk belajar menari, tarian tradisional Sunda.

Belajar Tarian Tradisional
Photo: Usemayjourney.wordpress.com



Para penari akan memberikan instruksi tentang gerakan tarian, pengunjung akan mengikutinya, biasanya berpasangan, dan menari mengikuti irama musik yang dimainkan oleh orkestra.

Tarian massal ini adalah salah satu kegiatan yang paling menyenangkan, bahkan jika pengunjung belum pernah mengenal tarian Sunda sebelumnya.

Upacara Helaran

Apa itu helaran? Helaran merupakan sebuah perayaan tradisional khas orang Sunda. Upacara ini umumnya diadakan selama musim panen atau ketika seorang anak laki-laki disunat.

Upacara Helaran
Photo: Youtube.com

Tujuan utama upacara ini adalah untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada Tuhan dan untuk menghibur orang. Suasana perayaan tercermin pada musik yang ceria dan tarian yang agak cepat, bersama dengan lagu-lagu ceria.

Pertunjukkan Tari-Tarian Jawa Barat

Tarian yang dibawakan di sini adalah pertunjukkan Tari Topeng. Jenis tari topeng yang dibawakan adalah Topeng Kandaga.

Baca Juga: Menelusuri Legenda Sangkuriang di Gunung Tangkuban Perahu

Yang menarikan tarian ini adalah dua anak dari Saung Udjo. Tarian lain yang dipersembahkan dalam segmen ini adalah tari merak.

Arumba

Pertunjukkan musik lain yang juga menarik untuk disaksikan adalah pertunjukkan arumba. Arumba adalah jenis alat musik yang terbuat dari bambu.

Arumba
Photo: Youtube.com



Alat musik ini lahir di Jawa Barat pada sekitar tahun 1960-an. Arumba sendiri singkatan dari alunan rumpun bambu.

Pengunjung akan menyaksikan pertunjukkan arumba yang dibarengi oleh tari-tarian dari Jawa Barat.

Belajar Membuat Angklung

Pengunjung yang datang ke Saung Angklung Udjo tak hanya disuguhi hiburan dan diakan menari tetapi juga diajak untuk belajar membuat angklung, salah satu alat musik yang dimainkan dalam pertunjukkan.

Kebetulan di tempat ini juga merupakan pusat pembuatan angklung sehingga pengunjung yang datang bisa menyaksikan bagaimana para pengrajin angklung membuat alat musik tersebut.

Semua proses tahapan pembuatan, seperti memotong, mengukir, dan merakit bambu dengan terampil menjadi alat musik dengan not tertentu bisa dilihat secara langsung.

Selain menonton para pengrajin membuat angklung, pengunjung yang ingin membuat angklung sendiri juga dimungkinkan di sini.  Mereka dapat belajar cara membuat angklung sendiri.

Baca Juga: Berburu Sunrise dan Sunset yang Memukau di Tebing Keraton

Pengunjung akan belajar bahwa membuat instrumen yang tampaknya sederhana ini membutuhkan banyak kesabaran dan keterampilan.

Namun, begitu berhasil, mereka dapat menyombongkan diri bahwa mereka telah membuat angklung sendiri dengan tangan mereka sendiri.

Berburu Suvenir

Bagi para pengunjung yang telah selesai mengikuti semua rangkaian pertunjukkan, mereka bisa berburu suvenir dan oleh-oleh untuk keluarga. Toko suvenir letaknya berdekatan dengan tempat pertunjukkan.

Di sini tersedia berbagai jenis suvenir dari alat musik hingga alat tulis, contohnya pulpen berukirkan Rama dan Shinta, bros angklung, gantungan kunci angklung, angklung sarinande, angklung mini, acrylic goong, acrylic angklung sedang set, acrylic gamelan Sunda kecil, acrylic kendang, acrylic kujang, acrylic angklung besar, acrylic gambang, dan sarinande plus.

Harga Tiket

Harga tiket untuk hari kerja dan akhir pekan berbeda.

  • Hari kerja untuk orang dewasa Rp. 70.000 dan anak-anak Rp. 50.000.
  • Akhir pekan untuk orang dewasa Rp. 75.000 dan anak-anak Rp. 55.000.
  • Hari kerja untuk turis mancanegara dewasa Rp. 110.000 dan anak-anak Rp. 70.000.
  • Akhir pekan untuk turis mancanegara dewasa Rp. 120.000 dan anak-anak Rp. 80.000.

Waktu Pertunjukkan

Pertunjukkan alat musik bambu diadakan setiap hari dari pukul 15.30 WIB sampai 17.00 WIB.

Waktu pertunjukkan untuk akhir pekan dimulai lebih awal dari hari biasa. Hari Sabtu pertunjukkan dimulai pukul 13.00 WIB sedangkan Minggu pukul 10.00 WIB.

Jam Operasional

Saung Udjo mulai buka pukul 10.00 – 20.00 WIB

Alamat Saung Angklung Udjo

Tempat wisata ini berada di Jalan Padasuka No. 118. Lokasinya berdekatan dengan terminal bus Cicaheum.

Cara Menuju Ke Lokasi Wisata

Jika pengunjung datang bersama rombongan, bus adalah pilihan kendaraan yang tepat. Umumnya pengunjung rombongan yang datang dari luar kota akan menggunakan bus.

Pengunjung dapat menggunakan penyedia bus yang bekerja sama dengan Saung Angklung Udjo. Anda juga dapat menggunakan shuttle bus atau agen perjalanan yang telah bekerja dengan Saung Angklung Udjo.

Untuk pengunjung yang berasal dari Bandung, banyak pilihan sarana untuk sampai ke lokasi wisata ini, seperti angkot, ojek, taksi atau bisa menggunakan kendaraan online.

Kendaraan online memberikan kemudahan karena pengunjung tidak harus repot-repot pusing mencari lokasi. Jika jarak dari rumah ke Udjo cukup dekat, pilihan kendaraan yang tepat adalah angkot.

Banyak jurusan angkot yang lewat ke daerah Padasuka. Setibanya di Padasuka, pilihannya adalah naik ojek atau jalan kaki. Jalan kakipun tak terlalu memakan waktu lama karena letak Saung Udjo tidak jauh dari jalan utama.

About sibyllineorder.org

Check Also

Sensasi Mandi di Tempat Pemandian Bidadari di Sanghyang Heuleut

Wilayah Bandung memang terkenal memiliki wisata alam yang eksotis, contohnya seperti gunung, situ atau danau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *