Home / Hunian / Menengok Rumah Adat Kebaya ala Sinetron Si Doel

Menengok Rumah Adat Kebaya ala Sinetron Si Doel

Kamu tentu ingat dong, serial legendaris Indonesia ‘Si Doel Anak Sekolahan’? Selain oplet milik Babe Sabeni, properit ikonik lain yang terdapat di film tersebut adalah Rumah Adat Kebaya yang mereka huni.

Ya, rumah keluarga si Doel ternyata bukan rumah sembarangan lho, rumah tersebut adalah rumah adat asli suku Betawi yang bernama rumah adat Kebaya.

Sekilas, nama tersebut mirip dengan pakaian tradisional Indonesia, namun kata ‘kebaya’ pada rumah adat Betawi ini ternyata diilhami dari bentuk atapnya yang menyerupai seperti pelana yang dilipat.

Artikel Menarik: Mengenal Ragam Rumah Adat di Indonesia Yang Wajib Kamu Tahu !!

Jika diperhatikan dari sudut samping rumah, maka akan terlihat lipatan-lipatan yang menyerupai seperti kebaya, dari situlah nama tersebut didapatkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini uraian mengenai seluk-beluk mengenai rumah adat kebaya yang menarik untuk diketahui.

Mengenal rumah adat Betawi ‘Kebaya’

Mengenal rumah adat Betawi Kebaya
Photo: idntimes.com

Sebagian orang mungkin sulit membedakan antara rumah adat kebaya dengan Rumah Joglo suku Jawa.

Secara bentuk, keduanya memang terlihat mirip, kendati begitu ada perbedaan yang cukup mendasar antara rumah adat Betawi ini dengan rumah joglo, terutama pada bagian terasnya.

Memiliki teras yang besar dan luas agaknya menjadi identitas tersendiri bagi rumah adat kebaya. Teras tersebut juga difungsikan untuk menjamu tamu, sekaligus menjadi areal bersantai bagi keluarga.

Artikel Menarik: Ciri dan Filosofi Rumah Adat Limas Khas Sumatera Selatan

Bukan tanpa alasan lho, teras yang besar pada rumah adat kebaya menunjukkan rasa keterbukaan orang Betawi terhadap orang lain, tanpa membedakan seseorang dari ras, suku, dan agamanya.

Pada bagian teras biasanya terdapat kursi bale-bale rotan, bambu, atau kayu jati yang disebut sebagai amben. Sedang, lantai terasnya diberi nama gejogan.

Gejogan merupakan simbol penghormatan kepada tamu yang berkunjung ke rumah. Selain itu, gejogan juga berfungsi sebagai penghubung antara teras dan tangga masuk, yang diberi nama balaksuji.

Balaksuji juga memiliki filosofinya tersendiri, karena merupakan penghubung antara areal luar dan bagian dalam rumah.

Meskipun orang Betawi terbuka terhadap setiap tamu yang datang, namun mereka percaya bahwa orang-orang luar juga membawa pengaruh buruk bagi kebudayaannya.

Oleh sebab itu, biasanya rumah adat kebaya dilengkapi dengan pagar yang mengelilingi bangunan rumah. Hal ini dimaksudkan sebagai pembatas antara energi positif  di dalam rumah dengan aura negatif dari luar.

Artikel Menarik: Menyelisik Rumah Adat Mandar Suku Asli Sulawesi Barat

Uniknya lagi, pada zaman dahulu, di samping rumah kebaya terdapat sebuah areal pemakaman keluarga. Maksudnya, agar penghuni rumah yang masih hidup senantiasa mawas diri dan ingat akan kematian.

Wah, ternyata rumah adat Betawi ini penuh dengan filosofi ya.

Fungsi tiap ruangan rumah adat Kebaya

Fungsi tiap ruangan rumah adat Kebaya
Photo: keluruyanyuk.wordpress

Selayaknya rumah pada umumnya, rumah adat kebaya juga dilengkapi dengan berbagai macam ruangan yang memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing.

Penasaran apa saja? Simak dulu penjabarannya di bawah ini, yuk.

1. Paseban

Nah, ruangan ini merupakan bentuk keramahan dan keterbukaan orang Betawi terdapat tamu dan orang lain. Sebab, paseban sendiri merupakan sebuah kamar yang peruntukan khusus bagi tamu yang menginap.

Jika sedang tidak ada tamu yang menginap, paseban biasanya difungsikan sebagai areal salat atau beribadah bagi pemilik rumah.

2. Kamar pribadi

Tentu saja, karena rumah adat kebaya merupakan rumah pribadi, maka rumah tersebut juga memiliki kamar pribadi yang difungsikan sebagai areal tidur dan istirahat bagi pemiliknya.

Pada umumnya, rumah kebaya dilengkapi dengan 4 ruang tidur, pemilik rumah atau orang tua biasanya akan menempati ruangan yang paling besar.

3. Pangkeng

Ruangan yang satu ini bisa dibilang sebagai ruang keluarga di rumah adat kebaya. Fungsinya sebagai areal bersantai sembari bersenda gurau bagi seluruh anggota keluarga, khususnya di malam hari.

Bukan cuma pangkeng saja, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, areal teras rumah juga merupakan tempat favorit bagi orang Betawi untuk bersantai.

4. Srondoyan

Srondoyan merupakan bagian paling belakang di rumah adat kebaya, fungsinya sebagai tempat memasak dan menyimpan persediaan makanan di rumah. Pada rumah biasa, ruangan ini awam disebut dapur.

Material bangunan rumah adat kebaya

Material bangunan rumah adat kebaya
Photo: youtube.com

Enggak afdol rasanya, jika kita membahas rumah adat kebaya tanpa mengetahui material yang dipakai dalam membangun rumah tersebut, seperti:

1. Bagian atap

Sebagai bagian yang menjadi ciri khas bagi rumah adat Betawi, material yang digunakan sebagai atap rumah tersebut juga tidak sembarangan.

Atap rumah adat kebaya dibuat dengan genteng tanah liat. Selain itu, beberapa atap rumah juga terbuat dari anyaman daun kirai atau disebut sebagai atep.

Selain itu, material kayu gowok atau kayu kecapi juga digunakan untuk membuat konstruksi kuda-kuda dan gording rumah.

2. Bagian dinding

Dinding rumah adat kebaya pada umumnya dibangun menggunakan material kayu. Kayu yang digunakan biasanya adalah jenis kayu gowok atau kayu nangka.

Kayu-kayu ini nantinya dicat dengan warna-warna cerah, seperti warna hijau atau kuning. Sedang, dinding lantai menggunakan anyaman dari bambu, dilengkapi dengan daun pintu dan jendela berukuran besar.

Memiliki ukuran jendela dan daun pintu besar merupakan salah satu ciri khas rumah adat Betawi ini. Pada bagian daun pintu terdapat jalusi besar yang berfungsi sebagai ventilasi udara pada ruangan rumah.

3. Pondasi rumah

Pondasi rumah adat kebaya biasanya menerapkan pondasi umpak yang disempurnakan dengan susunan batu kali. Pondasi umpak merupakan pondasi rumah yang cukup kuat, sebab tahan terhadap gempa.

Landasan dindingnya menggunakan pasangan batu bata, sedang kolom-kolom bangunan rumah terbuat dari kayu nangka.

Itu tadi beberapa hal yang menarik untuk diketahui seputar rumah adat Betawi ‘Kebaya.’ Semoga informasi yang saya berikan bermanfaat dan menjadi inspirasimu dalam membangun rumah.

Selamat membaca!

About sibyllineorder.org

Check Also

Bentuk dan Bahan Rumah Adat Joglo

Rumah Adat Joglo: Gambaran Sakral Tempat Tinggal Para Dewa

Rumah Adat Joglo adalah salah satu rumah adat yang hingga saat ini masih jadi primadona …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *