Home / Wisata / Sensasi Berbelanja di Atas Perahu di Floating Market Lembang

Sensasi Berbelanja di Atas Perahu di Floating Market Lembang

Saat membahas soal pasar terapung, sebagian orang langsung merujuk pada pasar terapung di Thailand.

Floating Market Lembang

Sebenarnya Indonesia juga memiliki pasar terapung yang berada di beberapa pulau di Indonesia.

  • Pasar Muara Kuin. Pasar ini paling hits karena pernah muncul di sebuah iklan stasiun tevisi swasta tahun 90an. Seorang ibu yang duduk di perahu dengan latar pasar apung muncul di layar kaca sambil mengacungkan jempolnya. Pasar ini terletak di kota Banjarmasin di antara persimpangan Sungai Kuin dan Barito.
  • Pasar Lok Baitan. Pasar ini berada di Kalimantan Selatan tepatnya di kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
  • Pasar Siring Piere Tendean. Pasar ini juga terletak di Kalimantan Selatan.
  • Pasar Terapung Langkat. Pasar apung ini terletak di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
  • Pasar Ah Poong. Pasar terapung ini berada di tepi Sungai Cikeas, di Bogor. Konsep pasar terapung di sini lebih modern dibanding empat pasar di atasnya. Di sini sudah ada restoran terapung yang menjual makanan barat.
  • Pasar Apung Nusantara. Pasar terapung ini terletak di lokasi Museum Angkut yang berada di Batu, Malang.
  • Yang terakhir adalah Pasar Apung Lembang atau dikenal dengan nama Floating Market Lembang. Pasar terapung ini menggabungkan konsep wisata, kuliner, bermain dan belajar.

Nah, yang akan kita bahas adalah yang terakhir, yaitu Floating Market Lembang.

Floating Market Lembang

Floating Market Lembang yang didirikan pada tahun 2012 terletak di danau Situ Umar. Berbeda dengan pasar terapung di Kalimantan dan Sumetra yang terletak di sungai yang besar.

Floating Market Lembang
Photo: Vidio.com



Pasar terapung di Lembang ini dulunya adalah sebuah tempat pemancingan untuk warga setempat. Tahun 2012 danau ini kemudian didesain ulang menjadi sebuah pasar terapung.

Baca Juga: Tempat Wisata di Bandung yang Kece untuk Liburan Bareng Keluarga

Pasar terapung Bandung ini sangat mirip dengan pasar terapung yang ada di Thailand, meskipun jauh lebih kecil.

Pengunjung dapat menemukan penjual yang menjual barang-barang dari perahu berwarna-warni yang indah di badan air besar di tengah pasar.

Pasarnya floating market nampak bersih dan modern. Dengan kafe-kafenya yang terletak di pinggir danau memberikan suasana seperti di Eropa pada tempat dan berbagai toko dan zona menawarkan pilihan.

Baca Juga: Sensasi Jalan-jalan di Pemukiman Tionghoa ala Chinatown Bandung

Pasar Terapung Lembang menghadirkan konsep pariwisata yang menggabungkan kombinasi menarik dari bendungan alam dengan pasar terapung tradisional seperti yang ada di Sungai kuin Banjarmasin, Sumatera Utara langkat, dan Bangkok Thailand.

Para wisatawan dapat merasakan sensasi berbelanja makanan tradisional khas Jawa Barat, sayuran, ikan segar dan lainnya di atas perahu apung di danau.

Baca Juga: Sensasi Berlibur di Eropa ala Farmhouse Lembang

Pasar terapung Lembang ini memiliki berbagai restoran, zona anak-anak, masakan lokal yang menyenangkan, toko-toko suvenir dan pilihan belanja murah, selain dari penjual yang biasa menggunakan perahu sehingga membuat para pengunjung senang menghabiskan di tempat wisata ini.

Selain itu, Pasar Terapung Lembang juga menyediakan berbagai permainan anak-anak dan dewasa seperti perahu air, kereta api air dan outbound yang pasti akan mengasyikkan bagi para pengunjung.

Baca Juga: Menelusuri Legenda Sangkuriang di Gunung Tangkuban Perahu

Ada juga miniatur kereta api yang bisa dibeli dan digunakan sebagai oleh-oleh untuk kerabat dan kerabat di rumah, taman kelinci untuk anak-anak, dan Kampung Leuit, yaitu sebuah replika kecil desa di Indonesia.

Bagi para penggemar kuliner tempat ini adalah surganya makanan. Ada banyak restoran yang berbaris di tepi sungai seperti Warung Lotek, Mie & Bakso, dan Rockpool lain-lain.

Baca Juga: Keindahan dan Nuansa Mistis Berpadu di Tebing Keraton Bandung

Bagian terbaik tentang pasar terapung ini adalah tidak ada dua penjual yang akan memperdagangkan produk yang sama. Pengunjung akan mendapatkan berbagai macam makanan dan barang untuk dipilih dengan keunikan dan kekhasannya sendiri.

Untuk membeli apa pun di pasar, pengunjung harus membeli koin terlebih dahulu, ini mirip dengan biasa yang terjadi di beberapa food court.

Wahana Lain di Floating Market

Seperti halnya tempat-tempat wisata yang hits lainnya, floating market di Lembang pun tak luput dari incaran para penyuka foto.

Dengan banyaknya spot-spot yang instagramable maka fotografi menjadi aktivitas yang paling banyak dilakukan oleh para pengunjung.

Baca Juga: Orchid Forest Cikole, Destinasi Wisata Alam di Lembang

Di pasar terapung ini tersedia tempat-tempat yang instagramable sekali. Pengunjung tinggal memilih tempat mana yang ingin dikunjungi.

Kampung Jepang Kyotoku

Pengunjung ini bergaya ala Jepang di kota Kyoto? Di sini tersedia Kampung Jepang Kyotoku. Bangunan-bangunan di tempat ini dibuat dengan konsep dan suasana Jepang.

Kampung Jepang Kyotoku
Photo: idntimes.com




Jika ingin berfoto dengan memakai pakaian tradisional Jepang seperti kimono, di sini tersedia kimono yang bisa disewa.

Harga sewa kimono Rp. 35.000, sandal ala Jepang atau Geta Rp. 10.000, dan aksesoris Rp. 10.000 dengan lama sewa selama 2 jam. Selain berfoto, pengunjung juga dapat menikmati ritual minum teh ala Jepang.

Hijab Swimming Pool

Ini adalah wahana baru di floating market. Wahana ini dikhususkan untuk pengunjung wanita berhijab untuk berenang. Di sini para pengunjung wanita bisa berenang dengan bebas tanpa harus khawatir akan dilihat oleh pengunjung laki-laki.

Hijab Swimming Pool
Photo: balikpapanku.id

Kolam ini merupakan kolam air panas yang luas dan nyaman. Lebar kola mini sekitar 7 meter dan panjangnya 20 meter.

Wahana kolam renang ini juga menyediakan penyewaan baju renang khusus untuk wanita berhijab. Harga tiket masuk sebesar 50.000. Jam operasional kolam renang ini dari pukul 09.00-18.00 WIB untuk hari kerja dari Senin – Jumat. Sedangkan untuk hari libur dan akhir pekan dimulai pukul 08.00 – 19.00 WIB.

Rainbow Garden

Taman ini dibuka pada bulan Februari tahun 2017. Rainbow Garden memiliki hampir 100 jenis bunga. Bunga-bunga tersebut didapatkan dari para petani bunga yang tinggal di sekitar Lembang.

Rainbow Garden
Photo: Google.com

Jenis tanaman bunga di taman ini mekar sepanjang waktu. Yang unik dari koleksi tanaman di sini adalah 80% tanaman bunganya bisa dimakan.

Baca Juga: Abadikan Momen Unik Ini Hanya di The Lodge Maribaya

Pengunjung dapat asyik berfoto dan juga berbelanja tanaman bunga dan perlengkapannya. Untuk masuk ke rainbow garden, pengunjung dipungut biaya Rp. 20.000 dan bisa ditukarkan dengan welcome drink.

Kota Mini

Wahana lain yang terdapat di pasar terapung adalah Kota Mini. Kota buatan yang instragramable ini merupakan sebuah kota yang didesain dengan konsep dan suasana ala bangunan Eropa.

Kota Mini
Photo: Bing.com



Di kota mini ini pengunjung dapat berfoto bergaya ala Eropa dengan menggunakan pakaian Eropa tentunya.

Kostum ini tersedia untuk dewasa dan anak-anak. Harga sewa kostum plus dengan aksesorisnya adalah sebesar Rp. 75.000/jam.

Baca Juga: Merajut Kegembiraan di The Trans Studio Bandung

Ada juga wahana kelas memasak. Di kota mini ini anak-anak bisa belajar memasak beragam menu makanan, seperti sandwich atau pizza. Harga tiket masuknya sebesar Rp. 25.000.

Selain memasak, ada juga wahana lainnya seperti berpakaian ala polisi, pemadam kebakaran, bear house, cat house, kampung hobbit, baby clinic, dan Barbie playhouse.

Fasilitas Pendukung

Bagi pengunjung pasar terapung Lembang, tempat ini memberikan pelayanan yang baik dengan menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti WC/toilet, mushola juga  ruang parkir. Keberadaan fasilitas ini tentu saja membuat para wisatawan yang datang berkunjung senang.

WC Umum/Toilet

Toilet atau WC umum yang tersedia di floating market sangat nyaman dan juga bersih sehingga para pengunjung yang perlu menggunakan toilet tak akan merasa sungkan dan ragu.

Baca Juga: Keindahan Panorama Alam Situ Patenggang Bandung

Kebersihan toilet/WC sangat penting bagi pengunjung karena menunjang kenyamanan mereka selama berwisata.

Mushola

Walaupun sedang berwisata bukan berarti melupakan kewajiban agamanya. Tentunya para pengunjung yang Muslim memerlukan tempat beribadah yang bersih dan nyaman.

Simak : Rasakan Pengalaman Naik Karpet Aladin di Dago Dream Park

Pasar terapung di Lembang ini menyadari kebutuhan para pengunjung Muslim sehingga menyediakan mushola yang tak hanya bersih tapi juga memamdai untuk digunakan.

Area Parkir

Area parkir merupakan hal yang penting bagi pengujung sebuah tempat wisata karena kenyamanan pengunjung juga bergantung pada kemudahan mereka menyimpan kendaraan mereka.

Artikel Keren: Camping Seru, di Bumi Perkemahan Rancaupas Bandung

Pasar terapung Lembang memiliki area parkir yang luas sehingga pengunjung tak perlu bingung mencari tempat parkir.

Lokasi

Bagi yang berencana berwisata ke pasar terapung ini, floating market beralamat di Jalan Grand Hotel No. 33E di Lembang, Kab. Bandung Barat.

Tiket Masuk

Masih bingung dengan harga tiket masuk, berikut ini informasi mengenai tiket masuk.

  • Hari kerja

Harga tiket untuk hari Senin sampai Jumpat Rp. 20.000

  • Akhir Pekan

Harga tiket untuk hari Sabtu sampai Minggu Rp. 20.000

Tiket Wahana Permainan

Selain berbelanja dan menaiki perahu, di sini pengunjung juga bisa menikmati beberapa wahana permainan dan berikut harga tiketnya.

Wahana Permainan Darat

  • Lokomotif mini Rp. 25.000
  • Taman miniature KA Rp. 20.000
  • Becak/mobil mini Rp. 20.000
  • Taman kelinci Rp. 20.000
  • Kampung kandang Rp. 20.000
  • Mancing magnet Rp. 20.000
  • Outbound anak Rp. 25.000
  • ATV Rp. 80.000/orang
  • Boat Carausel Rp. 25.000/orang
  • Offroad Rp. 30.000/orang
  • Bicyle Rp. 20.000/orang

Wahana Permainan Air

  • Water cycle atau sepeda air Rp. 50.000/30 menit.
  • Train water atau permainan kereta air. Permainan ini merupakan permainan khas floating market Lembang. Harga tiketnya Rp. 20.000/30 menit
  • Kano Rp. 50.000/30 menit
  • Dingy atau sampan Rp. 70.000/30 menit
  • Penyebrangan danau Rp. 1.000/sekali sebrang
  • Paddle boat Rp. 30.000/30 menit

Biaya Parkir

  • Parkir motor Rp. 30.000
  • Parkir mobil Rp. 30.000

Cara Mencapai Floating Market dari Kota Bandung

Untuk bisa sampai floating market dari kota Bandung sangatlah mudah. Pengunjung bisa datang dengan kendaraan mereka masing-masing atau jika ingin naik kendaraan umum yang   yang lebih nyaman tersedia kendaraan online seperti Grab atau Gojek.

About sibyllineorder.org

Check Also

Sensasi Mandi di Tempat Pemandian Bidadari di Sanghyang Heuleut

Wilayah Bandung memang terkenal memiliki wisata alam yang eksotis, contohnya seperti gunung, situ atau danau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *