Home / Wisata / Berlibur Sambil Mencari Jodoh di Curug Cinulang!!

Berlibur Sambil Mencari Jodoh di Curug Cinulang!!

Bagi orang Jawa Barat nama Curug Cinulang tidak asing lagi walaupun mungkin mereka belum pernah mengunjungi curug tersebut. Mengapa bisa seperti itu?

Curug Cinulang

Ada sebuah lagu Sunda yang menggunakan nama curug itu dan kebetulan lagu itu lumayan hits, sering ditampilkan di televisi dan diperdengarkan di radio-radio. Penyanyinya adalah Yana Kermit dengan lagunya yang berjudul Curug Cinulang.

Artikel Keren: 9 Tempat Liburan di Bandung yang Terkenal dan Wajib Kamu Tahu !!!

Lagunya sendiri berisi tentang kegelisahan orang yang sedang jatuh cinta. Sang pria takut kehilangan cinta sejatinya dan dia berharap cintanya tidak kandas begitu saja.

Sepertinya lagu ini selaras dengan mitos yang beredar mengenai curug ini. Menurut mitos tersebut, dilarang keras untuk pasangan yang belum menikah berkunjung bersama pasangannya ke Curug Cinulang.

Dikhawatirkan jika mereka datang berkunjung, jalinan cinta mereka tidak akan abadi dan tidak bisa berlanjut ke jenjang pernikahan. Namun ada mitos lain khusus bagi mereka yang masih single.

Artikel Keren: Dago Dream Park, Tempat Wisata Keluarga Di Bandung Yang Keren

Jadi, bagi mereka yang masih single, jika datang ke tempat wisata ini maka akan segera dipertemukan dengan pasangan hidupnya. Benarkah semua cerita itu? Ya, sekali lagi ini hanya mitos. Toh, urusan jodoh sudah ada yang mengatur. Bukankah begitu?

Asal Muasal Curug Cinulang

Curug Cinulang atau disebut juga dengan nama Curug Sindulang adalah salah satu curug yang ada di Jawa Barat. Menurut kabar mengapa curug ini dinamakan Sindulang karena asal katanya yaitu “dulang” yang artinya tempayan.

Seperti halnya curug-curug yang lainnya, pemandangan yang disajikan curug ini pun tak kalah memesona.  Air yang jernih berpadu dengan udara yang bersih serta latar perbukitan membuat orang tertarik untuk berkunjung ke tempat wisata ini.  

Simak Juga: Indahnya pemandangan di kawasan perkemahan Ranca Upas

Wisata curug ini berada di dalam lingkungan hutan lindung Gunung Masigit Kareumbi. Karena banyaknya orang yang berburu di daerah Gunung Masigit Kareumbi sehingga gunung ini dijuluki gunugn berburu.

Kawasan wisata Curug Cinulang terletak di daerah Bandung Timur. Daerah ini berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Sumedang. Letak tepatnya ada di Desa Sindulang, di wilayah Kecamatan Cimanggu.

Curug Cinulang
Photo: Youtube.com


Ketinggian air terjun di curug ini mencapai 50 meter dan elevasinya kurang lebih 1000mdpl. Karena tingginya maka para pengunjung yang mendekat ke arah curug bisa merasakan cipratan air dinginnya. Yang membuat curug ini unik adalah curugnya.

Simak Juga: Kisah Romantis Batu Cinta di Situ Patenggang

Di sini terdapat dua curug atau dua air terjun yang letaknya bersebelahan. Aliran air terjun yang kesatu atau disebut juga dengan air terjun utama cukup deras yang berbeda dengan air terjung yang kedua yang airnya tidak terlalu deras.

Suasana yang tenang dan hawa dingin cocok sekali bagi mereka yang ingin melepas penat kota yang bising. Di sini para pengunjung bisa santai sejenak sambil bermain air dan menikmati pemandangan sekitar.

Wahana di Lokasi Wisata

Yang pertama tentu saja air terjun. Di sana terdapat dua air terjung yang letaknya bersebelahan. Kedua-duanya sama indahnya.

Area untuk berenang. Berenang adalah aktivitas lain yang bisa dilakukan pengunjung. Jika ingin merasakan segarnya air terjun, berenanglah ke dekat air terjun, tetapi ingat harus hati-hati karena licin.

Simak Juga: Liburan Seru di Trans Studio Bandung

Spot untuk foto. Berfoto adalah aktivitas yang tak mungkin dilewatkan. Di tempat ini terdapat beberapa spot untuk berfoto yang hasilnya tentu saja bagus.

Fasilitas

Karena tempat ini termasuk ke dalam wisata andalan dari Kabupaten Bandung maka fasilitas juga sarana dan prasarana yang disediakan pun terawat dengan baik dan lengkap. Fasilitas umum yang tersedia di sini, antara lain:

  • toilet tempat parkir
  • musholla
  • warung yang menjual makanan dan minuman
  • gazebo
  • Tangga dari pos tiket menuju air terjun

Harga Tiket

Harga yang dipatok untuk tiket masuk termasuk murah sekali, hanya Rp. 5.000/orang.

Biaya parkir

Untuk mereka yang datang dengan menggunakan kendaraan maka akan dikenakan biaya untuk parkir. Berikut adalah tarif yang dikenakan kepada kendaraan:

  • Motor Rp. 3.000
  • Mobil Rp. 5.000
  • Bus Rp. 10.000

Jam Operasional

Kawasan wisata ini buka setiap hari dari hari Senin sampai hari Minggu dari mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

Lokasi

Curug Cinulang berada di antara dua wilayah, yaitu Kabupaten Bandung Timur dan Kabupaten Sumedang.

Simak Juga: Abadikan Momen Unik Ini Hanya di The Lodge Maribaya

Alamat lengkapnya berada di Cicalengka Sindang Wangi, di Desa Sindulang, Cimanggung, Kab. Sumedang, di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Cara Menuju Lokasi Wisata

Untuk sampai ke lokasi wisata ini dari pusat Kota Bandung hanya memakan waktu sekitar satu jam setengah. Adapun jalur yang bisa ditempuh untuk sampai ke tempat ini adalah melalui Tol Cileunyi kemudian ke arah Nagreg dan diteruskan ke Jalan Raya By Pass Cicalengka.

Dari sini terus berjalan ke arah Sumedang kemudian diteruskan melewati Cadas Pangeran lalu ke Simpang Pemulihan. Dari sana dilanjutkan ke arah Cimanggung lalu ke arah jalan desa dan baru sampailah di Curug Cinulang.

Simak Juga: Belajar Sambil Bermain di Orchid Forest Lembang

Untuk mereka yang menggunakan kendaraan umum, ada beberapa pilihan kendaraan, seperti kereta, bus atau angkot.

Mereka yang datang dari wilayah Bandung Barat atau Bandung Cimahi bisa menggunakan KRD lalu berhenti di Stasiun Cicalengka. Dari sini bisa diteruskan dengan angkot atau ojek.

Simak Juga: Berburu Sunrise dan Sunset yang Memukau di Tebing Keraton

Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di lokasi wisata dari Stasiun Cicalengka sekitar 30 menitan dengan angkot. Jika menggunakan motor bisa lebih cepat lagi.

Tips

Sebelum berlibur di Curug Cinulang ada baiknya untuk mempersiapkan beberapa barang terlebih dahulu.

  • Perlengkapan mandi. Jika berniat untuk bermain air tentunya akan basah maka jangan lupa untuk membawa perlengkapan untuk mandi seperti sabun, sampo dan handuk.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman karena jalan menuju lokasi curug cukup licin.
  • Pakai pakaian yang nyaman dan jika bermain air tentu harus membawa baju ganti.
  • Jika ada bawa pelindung kamera karena sudah pasti ketika memotret dekat dengan air terjun kamera akan terkena cipratan air terjun.

Tempat Wisata di Dekat Curug Cinulang

Ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi setelah pengunjung puas bermain di curug ini. Yang terdekat yaitu, wisata air karinding, taman buru Gunung Masigit Kareumbi dan Pangjugjugan.

Wisata Air Karinding

Tempat wisata ini terletak di Jalan Curug Cinulang No.1, Tanjungwangi di wilayah Cicalengka, Bandung.

Wisata Air Karinding
Photo: Youtube.com

Wisata Air Karinding adalah wisata baru di wilayah kecamatan Cicalengka. Wisata alam yang bersatu dengan aliran dari Sungai Curug Cinulang. 

Artikel Terkait: Sensasi Berlibur di Eropa ala Farmhouse Lembang

Fasilitas yang tersedia mulai dari penginapan, kolam renang, restoran, camp, juga mini zoo. Waktu operasionalnya dari hari Senin sampai Minggu mulai dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi

Jika mendengar kata buru, pengunjung pasti berpikir bahwa tempat ini khusus tempat untuk berburu hewan-hewan liar. Di sini memang tempat untuk berburu tapi taman berburu yang legal juga tempat ini masih dalam proses pengembangan.

Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi
Photo: awayn.com


Adapun yang diburu di sini bukan hewan buas karena itu melanggar undang-undang. Sampai saat ini lebih sering dipakai untuk berkemah di alam bebas karena belum ada hewan yang bisa untuk diburu. Selain berkemah, pengunjung juga bisa datang untuk berfoto-foto.

Simak Juga: Wara-wiri Asyik di Jalan Braga Bandung

Taman buru ini terletak di Desa Leuwiliang, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Tempat wisata ini beroperasi 24 jam. Untuk pengunjung yang datang ke tempat ini dikenakan tiket seharga Rp. 7.500 per orang di hari kerja dan Rp. 12.000 per orang di akhir pekan.

Pangjugjugan

Tempat ini adalah sebuah desa wisata alam. Di sini pengunjung bisa menikmati keindahan alam. Di sini terdapat situ atau danau, kolam ikan, kebun juga hamparan sawah.  

Pangjugjugan
photo: tfanews.com

Orang-orang yang datang ke Desa Wisata Alam Pangjugjugan bisa mengikuti beberapa wahana wisata seperti permainan tradisional, flying fox, kolam perahu, area kolam renang, kolam terapi ikan dan lain-lain. Selain itu ada juga paket kegiatan, seperti paket outbond, paket berkemah, atau paket sekolah alam.

Simak Juga: Menikmati Hawa Sejuk di Glamping Lakeside

Wisata di sini cocok untuk keluarga atau untuk kumpul-kumpul bersama teman atau acara kantor. Jika ingin menginap, tempat wisata ini sudah menyediakan pemondokan. Untuk pemondokan harga bervariasi dari mulai Rp. 200.000 hingga Rp. 1.300.000.

Desa wisata ini berada di Kampung Babakan Anjun di Desa Cilembu. Tepatnya di wilayah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Waktu operasional dari mulai hari Senin hingga hari Minggu dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

About sibyllineorder.org

Check Also

Wisata Curug Tilu Leuwi Opat yang Memukau

Bandung tak pernah kekurangan tempat wisata. Beragam destinasi wisata ada di Bandung, mulai dari wisata …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *