Home / Hunian / Meneliti Peluang Untung Besar Berbisnis Rumah Bekas

Meneliti Peluang Untung Besar Berbisnis Rumah Bekas

Berbagai jenis dan bidang dalam dunia bisnis memiliki peluang datangkan untung berbeda. Salah satu bidang bisnis yang dinilai memiliki peluang besar mendatangkan keuntungan bagi pelakunya karena terbukti terus mengalami perkembangan.

Meneliti Peluang Untung Besar Berbisnis Rumah Bekas

Bidang bisnis ini adalah bisnis properti. Bentuk bisnis properti sendiri ada banyak ragamnya seperti bisnis rumah bekas yang mulai diminati oleh kaum milenial. Mengapa bisnis properti terus berkembang dan dinilai cukup menjanjikan? Berikut ulasan singkatnya.

Kebutuhan Properti yang Tidak Pernah Berhenti

Angka jumlah kelahiran penduduk di dunia termasuk di Indonesia kian bertambah. Bahkan di berbagai negara sudah sejak lama menggerakan gerakan keluarga bahagia untuk mengurangi jumlah kelahiran. Hal ini berhubungan dengan keterbatasan sumber daya alam contohnya lahan tempat tinggal.

Artikel Terkait: Ini Dia Syarat Jual Beli Rumah yang Wajib Kamu Tau

Di balik itu, keterbatasan SDA dan lahan menjadi keuntungan tersendiri dalam bidang bisnis properti. Perlahan bisnis ini berkembang atas permintaan dan kebutuhan penduduk di dunia. Alasan-alasan mengapa bisnis properti akan terus berkembang dengan mendatangkan keuntungan besar di antaranya:

1. Kebutuhan Akan Rumah Tinggal dan Pelengkapnya Tidak Akan Pernah Berhenti

Kebutuhan Akan Rumah Tinggal dan Pelengkapnya Tidak Akan Pernah Berhenti
Photo: Google.com

Seperti yang sudah disebutkan tadi, angka kelahiran penduduk terus bertambah sehingga mau tidak mau permintaan terhadap rumah tinggal akan ikut bertambah setiap waktunya. Di Indonesia sendiri permintaan rumah tinggal setiap tahun bisa mencapai 1 juta unit.

Belum dengan permintaan terhadap properti pelengkapnya. Maka tidak heran mengapa kini banyak tempat penjualan perlengkapan properti yang dibangun dengan skala besar-besaran. Serta lahan-lahan kosong yang semakin banyak dibangun unit perumahan.

2. Investor Memegang Kendali

Investor Memegang Kendali
Photo: entrepreneur.com

Adanya faktor keterbatasan SDA dan lahan membuat pihak investor semakin kencang memegang kendali. Mereka mendapat peluang meraih keuntungan hebat dan ini juga yang membuat bisnis properti dinilai menjanjikan. Anda bisa mengamati sendiri lahan-lahan kosong yang mulai terisi dan dimiliki oleh investor baik dari dalam maupun luar negeri.

3. Keperluan Modal BIsa Disesuaikan

Keperluan Modal BIsa Disesuaikan
Photo: Bing.com


Untuk terjun ke dunia bisnis properti, tidak perlu terpatok penyediaan modal besar. Anda bisa menarik atau menawarkan pada pihak investor atau pun mengandalkan modal yang terbatas untuk dikembangkan seiring berjalannya bisnis.

Seperti bisnis jual beli properti bekas berupa rumah tinggal. Mulai dari mendirikan kos-kosan, menyewakan rumah, menjual rumah bekas, apartemen, hingga murni membangun rumah tinggal baru.

4. Bisnis yang Fleksibel Tidak Menyita Banyak Waktu

Bisnis properti dinilai menjadi bisnis fleksibel yang mana tidak banyak menyita waktu. Bahkan Anda bisa sekaligus menjalankan bisnis lainnya atau menjadikan bisnis properti sebagai bisnis tambahan dari pekerjaan pokok.

5. Peluang Berkembang yang Lebar

Karena berjalan sesuai dengan permintaan dan kebutuhan yang tidak pernah berhenti, bisnis bidnag ini memiliki peluang berkembang yang semakin lebar. Ini menjadi satu alasan kenapa para investor terus tertarik. Dan kembali lahi, ketika investor tidak berhenti melirik dan menaruh minat, maka bisnis ini kian menjanjikan.

6. Perkembangan Bisnis di Indonesia Semakin Efisien

Perkembangan Bisnis di Indonesia Semakin Efisien
Photo: Google.com



Alasan terakhir kenapa bisnis properti menjanjikan ialah karena perjalanan dunia bisnis di Indonesia sendiri dari waktu ke waktu semakin meluas dan melebar. Bisnis bidang properti dinilai mengikuti perkembangan bisnis Indonesia yang semakin efisien.

Artikel Terkait: Prosedur dan Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah atau Rumah

Sebenarnya maish banyak alasa-alasan lain yang menguatkan mengapa bisnis pada bidang properti dinilai menjanjikan oleh banyak tokoh dan pelaku bisnis. Seperti adanya kemajuan teknologi pesat yang semakin memperlancar perkembangan bisnis properti.

Tips Berbisnis Properti Khusus Jual Rumah Bekas

Tertarik terjun ke bisnis ini? Memilih untuk mencoba bisnis jual beli rumah bekas sebagai langkah awal? Selain dilihat dari segi keseluruhan, bisnis bidang properti dalam bentuk bisnis menjual rumah bekas juga sama-sama menjanjikan.

Tips Berbisnis Properti Khusus Jual Rumah Bekas
Photo: Google.com

Apalagi banyak kaum milenial yang lebih tertarik membeli rumah jadi dibandingkan membangun sebuha rumah dari awal atau pun membeli rumah baru yang fasilitasnya belum tentu memenuhi kebutuhan.
Kalau ingin coba terjuan berbisnis rumah bekas, perhatikan beberapa tips di bawah ini:

a. Tentukan Sistem Pembayaran

Pertama, ada baiknya sejak awal menentukan sistem pembayaran dengan cara negosiasi. Baik dengan pihak pemilik rumah sebelumnya, atau juga dengan pihak calon pembeli rumah.

Pastikan apakah pembayaran memakai sistem termin yang mana membayar sebagian di awal terlebih dahulu, lalu boleh dilunasi setelah semuanya selesai.

Khususnya pembayaran dengan pemilik rumah sebelumnya, jika menggunakan sistem termin, Anda bisa memanfaatkan masa pelunasan dengan merenovasi rumah dan lakukan penawaran.

Sistem pembayaran seperti ini bisa diandalkan untuk Anda yang memiliki modal terbatas dan tidak ingin membuang-buang waktu.

b. Jadikan Rumah yang Anda Jual Sebagai Media Investasi Jangka Panjang

Meski ketika rumah bekas tersbeut telah terjual, pastikan keuntungan yang Anda dapatkan sama seperti meraih keuntungan dari investasi bisnis skala besar.

Maksudnya, jadikan rumah yang Anda jual sebagai media investasi jangka panjang dengan membuat rumah memiliki potensi ekonomis. Perhatikan harga jual, nilai KPR, potensi adanya perubahan harga, potensi lingkungan, dan lain-lain.

c. Pahami Nilai Jual dan Harga Pasar

Sebagai pelaku bisnis, wajib hukumnya untuk selalu mengikuti dan paham nilai jual dan harga jual produk jual di pasaran. Begitu juga dengan bisnis properti rumah bekas.

Baca Juga: Tips Membangun Rumah dengan Dana Terbatas

Wajib paham harga rumah dengan tipe dan fasilitas seperti itu berapa di pasaran dan bagaimana melihat harga dari faktor letak dan lokasinya.Ini bisa menjadi acuan untuk mengambil keuntungan yang cukup dan realistis.

d. Pahami Pajak dan Hukum Dunia Properti

Tidak sedikit pelaku bisnis bidang ini harus berurusan dengan hukum karena kurang paham dan tidak mau belajar. Ada baiknya memahami pajak dan hukum di bidang properti untuk menghindari terkena masalah yang nantinya malah mendatangkan rugi.

Karena bisnis properti rentan terjadi pelanggaran hukum. Disarankan untuk tahu batasan dan aturan yang berlaku.

e. Awali Dengan Sistem Manajemen Sederhana

Anda tidak perlu menciptakan sistem manajemen sebesar perusahaan besar atau perusahaan senior. Awali terlebih dahulu dengan sistem sederhana, namun sempurna, atau tidak kalah dengan perusahaan senior. Hal ini bisa dengan mengamati dan meniru cara berbisnis perusahaan besar atau perusahaan senior.

Sebagian besar perusahaan yang sudah berdiri lama dan terkenal lebih mengemban tugas sebagai pihak jual beli saja. Untuk urusan renovasi dan konstruksi rumah dilempar ke pihak lain yang lebih menguasai tugas tersebut. Sehingga hasilnya sama-sama maksimal. Anda bisa meniru cara kerja ini.

f. Teknik Pemasaran Dengan Memanfaatkan Perkembangan dan Kemajuan Teknologi

Di era digital dan serba canggih seperti sekarang, pemasaran produk bisnis menjadi lebih efisien dan praktis. Anda bisa memanfaatkan dengan memasarkan produk dan perusahaan kecil Anda melalui jaringan internet.

Baca Juga: Ini Daftar Fasilitas Apartemen Yang Harus Ada

Ingin sambil menggunakan cara pemasaran klasik seperti menaruh iklan di koran? Tentu saja bisa, cara klasik juga masih dinilai efektif dan dunia bisnis properti. Tidak hanya itu, memilih teknik pemasaran sama dengan memperluas koneksi dan calon pembeli.

g. Pengemasan yang Sempurna

Tips terakhir, coba mengemas bisnis Anda dengan sempurna dan rinci. Bangun citra perusahaan Anda dengan baik meski masih beskala kecil. Ciptakan kesan modern yang selalu cocok di berbagai generasi.

Intinya, menjalani bisnis seputar properti rumah bekas bisa dijalani dengan santai tetapi tetap harus diperhatikan hingga rinci agar jauh dari berbagai risiko yang biasanya terjadi di dunia bisnis properti.

Jangan ragu meminta saran dan masukan pada mereka yang sudah profesional atau berpengalaman dalam bisnis properti. Cari informasi sebanyak-banyaknya untuk dijadikan referensi bisnis Anda.

Mengembangkan Bisnis Jual Properti Bersama Orang Terdekat

Mengembangkan Bisnis Jual Properti Bersama Orang Terdekat
Photo: 99acres.com

Untuk memulai bisnis, kita tidak mungkin mampu menjalani sendiri.Bisnis adalah kegiatan yang merupakan bentuk komunikasi dan interaksi melibatkan lebih dari satu pihak.

Termasuk bisnis jual beli properti. Butuh banyak konseksi dan rekan yang memiliki visi misi sama. Seperti pihak penjual rumah yang bisa diajak kerja bersama, mau bernegosiasi, dan mau bertransaksi dengan lancar tanpa banyak tuntutan.

Begitu pun dalam hal mengembangkan dan memperluas bisnis properti milik Anda tersebut. Mungkin Anda merasa membutuhkan rekan atau karyawan lain untuk menjalankannya.

Anda bisa mempertimbangkan merekrut karyawan atau juga mengajak teman dan sahabat untuk bersama menjalankan bisnis properti. Terlebih bisnis properti rumah tinggal adalah bisnis relavan di tiap zaman, ada kemungkinan bisnis Anda menjadi besar dan Anda akan kewalahan bila menjalankan hanya sendiri.

Baca Juga: Tipe-Tipe Rumah dari yang Mungil Hingga yang Lega

Walau bisnis seperti menjual rumah bekas bisa menjadi bisnis jangka pendek saja, tetap sayang sekali melepas peluang untuk mendapat keuntungan tidak berhenti, bukan? Apalagi bila memang bisnis yang Anda pegang memiliki peluang tinggi untuk berkembang.

Selain bisa menjalani dengan orang terdekat yang dipastikan bisa profesional dan memiliki visi misi sama, Anda juga bisa terus belajar ketika menjalankan bisnis. Terus memperluas koneksi dan menentukan target pasar dengan memahami permintaan pasar dari waktu ke waktu.

Beberapa Cara Mudah Jalani Bisnis Dari Nol

Tidak sedikit calon pebisnis sukses yang menolak sukses karena berbagai hal, misalnya sudah merasa takut rugi duluan sebelum memulai bisnisnya.Apalagi bisnis bidang properti yang mudah mudah sulit. Berikut cara mudah jalani bisnis dari nol termasuk memulai bisnis rumah bekas bagi pemula:

Kuatkan Tekad dan Jangan Takut Ambil Risiko

Semua bisnis memiliki risiko yang siap datang kapan saja.Untuk memulai berbisnis, butuh tekad kuat dengan bertanya pada diri sendiri, apa tujuan memulai dan menjalani bisnis tersebut. Segala risiko seperti mendapat kerugian adalah proses yang sangat wajar dalam berbisnis.

Sering Amati Bisnis Sukses yang Sudah Ada

Untuk lebih yakin dan percaya diri memulai bisnis, Anda bisa sering-sering amati bisnis serupa yang sudah lebih dulu ada dan sukses. Anda juga bisa mendapat kesuksesan tersebut.

Selalu Sisihkan Keuntungan

Mendapat keuntungan ketika baru mulai menjalani bisnis rasanya akan sangat menyenangkan, tetapi jangan lupa untuk selalu sisihkan sebagian untuk ditabung. Tabungan ini bisa menjadi modal dalam memperbesar bisnis Anda.

Buat dan Ciptakan Brand

Ingin memperluas koneksi bisnis dan dikenal lebih profesional? Jangan ragu buat brand bisnis Anda. Mulai dari nama, hingga membuat logo menarik. Pasar jadi lebih mudah mengenali produk Anda.

Mulai Dari Langkah Kecil

Bisnis properti bisa dimulai dengan langkah kecil yaitu dimulai dari lingkungan sekitar Anda. Seperti mencari informasi apakah ada rumah yang ingin dijual di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda, atau apakah ada orang sekitar yang sedang mencari rumah tinggal.

About sibyllineorder.org

Check Also

Seberapa Pentingnya Asuransi Rumah? Ini Dia Fungsi Utamanya !!!

Program asuransi menjadi sebuah program yang bagi sebagian masyarakat Indonesia dianggap penting. Ada banyak ragam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *